Tim Buru Sergap (Buser) Polres Majene berhasil membekuk dua orang residivis. Satu orang tidak berkutik karena disergap saat sedang tidur, seorang lagi tidak berkutik karena ditembak. Dua orang residivis ini, Marko alias Sahrir dan Agusman, kemarin ditangkap karena kasus pencurian barangbarang elektronik di tiga tempat.
Marko dan Agusman mulai berkenalan di Rutan Majene saat mereka sama-sama menjalani hukumannya. Marko yang ditembak polisi karena berusaha lari dan tidak mengindahkan tembakan peringatan merupakan mantan napi Majene limpahan dari rutan Mamuju karena kasus perkosaan.
Tidak banyak keterangan yang diperoleh dari Marko karena sedang menjalani perawatan luka tembak di RSUD Majene. Sedangkan Agusman, 16, yang tidak berkutik karena disergap saat sedang beritirahat merupakan pencuri spesialis barang-barang elektronik. Dia mengaku tidak bisa lari karena sedang tidur ketika polisi datang.
“ Saya tidur saat disergap jadi saya tidak bisa lari. Saya terbangun saat polisi sudah ada ditempat saya beristirahat,” kata Agusman kepada media di Mapolres Majene. Dia mengaku, sejak keluar dari penjara, sudah empat kali melakukan pencurian lagi dan handphone dan laptop . Demikian catatan online Bajul yang berjudul Tim Buru Sergap.
Kamis, 22 September 2011
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar