Ping dari Bajul untuk keyword Jasa Export Import dalam topik Membeli air bersih. Berkurangnya pasokan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar memaksa warga yang bermukim di Kawasan Tamalanrea membeli air bersih dari pedagang. Seperti di Perumahan Nusantara Tamalanrea Indah (NTI), warga terpaksa merogoh kocek Rp2.500 untuk mendapatkan air bersih satu jeriken ukuran 20 liter. Warga mengaku, kondisi ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir seiring makin berkurangnya pasokan air PDAM.
Seorang warga,Yuli, 40, mengaku, untuk memenuhi kebutuhan air bersih,setiap hari,dia harus membeli minimal enam jeriken air bersih. Satu jeriken dibeli Rp2.500 atau Rp15.000 per hari. Air tersebut hanya digunakan untuk mencuci dan mandi bagi empat anggota keluarganya. “Sudah hampir satu bulan harus beli air dari pedagang. Air PDAM hanya mengalir malam hari, itu pun sedikit sekali. Jadi, terpaksa menyisihkan uang daripada tidak mandi dan mencuci,” ujarnya kepada media, tadi malam.
Ibu rumah tangga asal Palopo ini mengatakan, kawasan Tamalanrea sudah menjadi langganan krisis air bersih setiap kemarau. Yuli mengaku, kebiasaan membeli air dari pedagang sudah dilakukannya sejak 2004. Air yang diperoleh dari PDAM hanya digunakan untuk persiapan memasak dan air minum. “Cukup berat karena kami mesti menyiapkan uang untuk membeli air. Belum lagi membayar tagihan PDAM. Tahun lalu, harga satu jeriken air hanya Rp2.000,tapi sekarang naik lagi,”ungkap ibu dua anak ini.
Dia mengaku, tahun lalu, beban warga cukup berkurang karena PDAM memasok air bersih ke perumahan warga menggunakan mobil tangki setiap hari.Namun, tahun ini, belum sekali pun armada mobil tangki PDAM menyambangi perumahannya. “Kalau bisa PDAM kembali mengaktifkan mobil tangki untuk menyuplai air bersih ke perumahan warga,”tuturnya. Hal senada diungkapkan Hartini, 27, warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP).
Menurutnya, aliran air PDAM hanya bisa dinikmati pada malam hari. Sementara pada siang hari,pipa PDAM hanya mengalirkan udara. “Jadi, setiap malam harus begadang untuk mendapatkan air bersih. Kalau tidak, berarti besoknya tidak akan mandi atau memasak,”tandasnya.
Siapkan 12 Mobil Tangki
Terkait krisis air bersih di sekitar timur dan selatan kota, PDAM Kota Makassar akan menyediakan 12 mobil tangki yang setiap saat melayani warga di sekitar daerah tersebut. Hanya,masyarakat yang membutuhkan terlebih dahulu melaporkan ke PDAM. Direktur Umum PDAM Makassar Muh Akbar mengatakan, siapa pun yang membutuhkan air bersih, dipersilakan menyampaikan kepada lurah atau ketua RT setempat atau langsung menghubungi kantor pusat PDAM di Jalan Ratulangi. “Kalau permintaan RT atau lurah itu langsung kami layani.
Nanti RT yang membagikan dan tentu warga harus memperlihatkan kuitansi berlangganan air PDAM. Jadi, silakan masukkan permohonan saja karena kami selalu siap,” tandas Akbar, tadi malam. Mantan Pelaksana Tugas Rektor Unifa Makassar ini menambahkan, distribusi air melalui mobil tangki tersebut sama sekali tidak dipungut biaya. Kecuali, bila melayani secara khusus kepada pelanggan tertentu, dikenakan biaya operasional mobil, yakni Rp100.000 untuk empat kubik air.
“Kan biasa ada warga yang memiliki penampungan tersendiri. Jadi, kalau diantarkan khusus, mereka dikenakan biaya operasional mobil Rp100.000. Saya juga harapkan pengertian warga agar bisa memahami kondisi yang kami alami karena ini musim kemarau,” ungkapnya. Warga yang membutuhkan air bersih juga bisa datang langsung ke Kantor PDAM, Jalan Ratulangi.
Di tempat itu, pihaknya membuka kran air secara gratis bagi warga yang menunjukkan kuitansi berlangganan. Demikian catatan online Bajul yang berjudul Membeli air bersih.
Sabtu, 10 September 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar