Kamis, 07 Oktober 2010

Ratusan Utilitas Dipindahkan

Gubernur Sumsel Alex Noerdin memerintahkan para pimpinan badan usaha milik negara (BUMN) dan swasta untuk segera memindahkan sarana utilitasnya yang terkena proyek pelebaran Jalan Kolonel H Burlian.

Pemindahan tersebut dilaksanakan paling lambat akhir Desember mendatang. Menurut Gubernur, keberadaan utilitas tersebut mengganggu pelaksanaan proyek pelebaran jalan yang akan dimulai pada Januari 2011. Jika tidak segera dipindahkan, akan menghambat pelaksanaan proyek. ”Masalah utilitas ini sangat rumit.

Saya contohkan, ketika kita membangun jembatan layang simpang Polda, hanya sepotong, tetapi utilitas jadi masalah. Karena memang utilitas menumpuk di sana,” ujar Alex seusai membuka rapat koordinasi dengan instansi terkait masalah proyek pelebaran Jalan Kolonel H Burlian ini di Ruang Bina Praja kemarin. Alex menegaskan, agar tidak terhambat,pemindahan utilitas ini harus dimulai dari sekarang. Sebab,jumlah utilitas yang harus dipindahkan cukup banyak.

“Utilitas yang dipindahkan itu banyak,ada gardu PLN, kabel Telkom, tower, optik XL, dan kabel milik Telkomsel serta Indosat,” bebernya. Alex mengatakan, dalam rapat tersebut, pihak yang utilitasnya terkena proyek pelebaran jalan sudah sepakat untuk segera memindahkan utilitas mereka sebelum Januari 2010.Pemindahan dilakukan dengan biaya sendiri tanpa bantuan dana pemerintah provinsi.

”Ini bukan program Pemerintah Provinsi Sumsel, tapi program nasional. Jadi, untuk menyukseskan SEA Games 2011 harus mendapat dukungan bersama-sama, termasuk dari media dan lainnya,” papar Alex. General Manager (GM) PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Nandi Ranadireksa menyatakan, pihaknya akan berusaha segera memindahkan utilitas PLN yang terkena pelebaran jalan.

Guna melakukan pemindahan utilitas, pihaknya akan menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar lebih. Saat ini pihaknya tengah memikirkan cara agar pemindahan tersebut tidak mengganggu pelayanan pelanggan. ”Memang ada beberapa instalasi kita serta lainnya yang terkena. Namun, kita jamin tidak akan ada pemadaman terhadap 840 pelanggan di sana.Bagaimana caranya akan kita usahakan,”kata Nandi seusai rapat kemarin.

Sedot Dana Rp179,32 Miliar

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Palembang Asep menjelaskan, pelebaran Jalan Kolonel H Burlian sepanjang 4,30 km ini menggunakan dana APBN 2010. Rincian perkiraan biaya konts, perkerasan flexible, Rp 77,8 miliar dan dana perkerasan rigid,Rp 101,52 miliar. ”Jadi totalnya Rp 179,32 miliar. Untuk jenis konstruksinya perkerasan flexible dan perkerasan kaku,”katanya.

Sedangkan pelebarannya, papar Asep,2,3–3,5 meter,dengan kebutuhan lahan sisi kiri mencapai 3.330 meter kubik (m3) dan 3.864 m3 sisi kanan. ”Jumlah pohon yang akan terkena pelebaran,sisi kiri 475 pohon, sisi kanan 320 pohon,”ujarnya. Mengenai utilitas yang terkena pemindahan,kata Asep,PLN sebanyak 15 gardu sisi kiri dan kanan. Tiang listrik yang dipindahkan, 87 sisi kiri, serta 93 sisi kanan.

”PDAM hanya memindahkan 9 titik valve. Halte Transmusi juga kena sebanyak 14 buah. Untuk Telkom yang dipindahkan99titiksisikiridan59titiksisikanan. Sementara,pipa gas juga terkena proyek pelebaran jalan tersebut. Sebelumnya juga diberitakan, proyek pelebaran Jalan Kolonel H Burlian ini juga menyebabkan 14 halte Transmusi di sepanjang jalan akan digeser.

0 komentar:

Copyright © 2012 Bajul All rights reserved Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia