Jumat, 08 Oktober 2010

Pembangunan Dermaga Tersendat

Minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyuasin menyebabkan pelaksanaan pembangunan dermaga sungai tersendat.

Bahkan, dalam perencanaan ke depan, pembangunan dermaga hanya bergantung pada anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi. Kepala Bidang Perencanaan dan Program pada Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dihubkominfo) Banyuasin Puji R mengungkapkan, kebutuhan akan dermaga masih tinggi, mengingat hampir 80% kawasan Banyuasin berupa perairan.

“Untuk kawasan perairan, kebutuhan dermaga bisa mencapai 33 titik lagi yang perlu dibangun. Sementara, untuk anggaran pembuatan satu dermaga bisa melebihi Rp300 juta,” sebut Puji kemarin. Padahal, anggaran Dishubkominfo hanya Rp800 juta. Anggaran Rp800 juta itu dibagi lagi untuk gaji pegawai, perlengkapan dan mebeler, hingga hanya bersisa sekitar Rp200 juta.

Dengan sisa anggaran tersebut, dinilai sudah tidak memungkinkan lagi untuk membangun dermaga. Puji memaparkan, titik lokasi yang menjadi prioritas pembangunan dermaga sungai di antaranya jalur 6,jalur 8,Cendana,Agro Mulyo Muara Sugihan. “Prioritas diperlukan dermaga, terutama di kawasan transmigrasi, di mana mobilitas transportasi air penduduknya tinggi,”kata Puji.

Selain pembangunan dermaga sungai yang masih membutuhkan anggaran, retribusi atas keberadaan dermaga sungai juga belum optimal.“Saat ini baru ada tiga dermaga yang memiliki retribusi, yakni di Dermaga Gasing, Dermaga PU,dan Dermaga Muara Kumbang. Sedangkan, di dermaga lainnya belum dipungut retribusi,” katanya. Puji mengungkapkan, Dishubkominfo belum memiliki katalog mengenai kondisi perairan di Banyuasin.

Padahal, seharusnya upaya pendataan dan pengadaan transportasi lokal dilakukan berbarengan agar perencanaan pembangunan sarana transportasi air bisa tepat guna. Pada tahun ini sudah dibangun empat dermaga sungai dengan anggaran mencapai Rp1,3 miliar. “Anggaran itu dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat. Satu dermaga Sungai Bungin Pulau Rimau, sudah rampung dikerjakan,”tukas Puji.

Kepala Dishubkominfo Banyuasin Supriadi menjelaskan, pembangunan dermaga sungai ditujukan untuk menunjang kelancaran jalur transportasi air. Apalagi, jika dibandingkan dengan yang lainnya,Sungai Bungin memiliki arus lalu lintas yang cukup tinggi. “Salah satu pertimbangan bangun dermaga itu agar masyarakat yang biasanya menggunakan jalur sungai lebih terbantu. Sebab, selama ini jalur sungai masih dominan dan biasanya pengguna jasa speedboat atau jukung hanya bersandar di pinggir-pinggir sungai tanpa ada dermaga,” beber Supriyadi.

0 komentar:

Copyright © 2011 Bajul All rights reserved