Tunggakkan pelanggan PDAM Tirta Musi unit Seberang Ulu (SU) sampai akhir September 2010 telah mencapai Rp2,3 miliar. Jumlah tunggakan tersebut berasal dari akumulasi sebanyak 2.738 pelanggan yang belum membayar kewajiban atas pemakaian air bersih yang diproduksi perusahaan milik Pemkot Palembang tersebut.
Kepala Subunit Penagihan dan Tunggakkan PDAM Tirta Musi SU Dian Ariska mengatakan,tunggakan tersebut hanya sekitar 10% dari jumlah seluruh pelanggan SU yang mencapai 29.990 pelanggan. “Langkah pertama yang kita lakukan dengan memberi surat imbauan kepada pelanggan untuk membayarkan tunggakkan segera.Apabila diabaikan maka sanksinya diputuskan sementara.
Kalau tiga bulan berturut- turut tetap tidak melunasi tunggakan, kita putus permanen,” ujar Dian di ruang kerjanya kemarin. Menurut Dian, penyebab penunggakan tersebut,antara lain minimnya kesadaran pelanggan membayar sendiri lantaran kebiasaan ditagih oleh petugas PDAM.Ada juga pelanggan yang sibuk dan sebagian rumah kosong karena ditinggalkan pemiliknya.
Untuk mengurangi kerugian, selain mengirim surat imbauan, PDAM juga melakukan tindakan tegas dengan pemutusan rata-rata 130 pelanggan per bulannya.“ Bagi pelanggan yang diputuskan permanen,maka jika ingin memasang kembali dikenakan tarif pasang baru, yakni untuk rumah tangga Rp1.050.000 dan tempat usaha atau ruko sebesar Rp1,5 juta,plus tunggakan,”katanya. Sedangkan, untuk pemutusan sementara,kata Dian,akan dikenakan biaya pasang Rp75.000 plus jumlah tunggakkan.
“Saat ini untuk penertiban jaringan pipa pelanggan PDAM di Plaju sudah mulai tertib,diteruskan pembenahan di Kertapati,”ujarnya. Kepala Unit Pelayanan PDAM Tirta Musi SU Edy Hermanto mengatakan, setiap bulan pihaknya mengirim imbauan setidaknya rata-rata 1800 pelanggan bermasalah.“ Jadi, sebelum dilakukan pemutusan pelanggan sudah diperingatkan terlebih dahulu. Jadi bukan main putus saja,” ujarnya di ruang kerjanya kemarin.
Pemutusan pelanggan ini berdampak positif untuk peningkatan layanan PDAM. Bahkan, setiap bulan jumlah pelanggan yang melakukan pemasangan baru tetap tumbuh rata-rata 300 pelanggan baru per bulan. “Awal 2011, PDAM Tirta Musi Unit SU akan meningkatkan produksi air dari 600 liter per detik menjadi 900 liter per detik dengan sumber dari Sungai Ogan,” ujarnya.
Selain itu,menurut Eddy,untuk memperluas jaringan pelayanan, antara lain menyambut SEA Games 2011,PDAM akan melakukan perluasan jaringan ke daerah Jakabaring, termasuk Kelurahan Keramasan dan Karya Jaya Kertapati yang tingkat pelayanannya baru siap sekitar 50%.
Kamis, 07 Oktober 2010
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar