Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Alunalun Kota Batu harus segera bersiap pindah. Pasalnya, tender pembangunan Alun-alun Kota Apel tersebut telah rampung. Rencananya, proses renovasi alun-alun itu akan dilaksanakan awal bulan depan. Selama pelaksanaan tender barang dan jasa, terdapat tujuh rekanan yang mendaftarkan diri untuk bisa mengikuti proses lelang terbuka dengan nilai proyek sebesar Rp12,7miliar tersebut. Anehnya dari tujuh rekanan yang bergerak di bidang jasa konstruksi itu tidak satu pun berasal dari Kota Batu. Susetya Herawan,Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batu,menuturkan ke tujuh rekanan itu antara lain berasal dari Kota Surabaya,Jakarta,dan Kota Malang. “Kami tidak tahu persoalannya sehingga tidak ada rekanan dari Kota Batu yang mendaftarkan diri,”ucapnya.
PT Anugerah Citra Abadi (ACA) terpilih melakukan pekerjaan utama merombak alunalun. Sementara subgrade dalam proyek tersebut bakal ditangani rekanan lain, yaitu PT Amesura. Ini karena ada beberapa jenis pekerjaan dalam perombakan alun-alun tersebut. ”Pemenang tender telah ditetapkan pada 9 September 2010,”tutur Herawan. Masyarakat di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang sudah mengenal PT ACA.PT ACA selama ini diketahui sebagai “Raja” pemenang tender proyek fisik di Pemkot Batu,Pemkot Malang,dan Pemkab Malang. Herawan memaparkan, setelah ditetapkannya pemenang tender, maka perombakan Alunalun Kota Batu akan segera dikerjakan dalam waktu dekat ini.
Perombakan bakal dilaksanakan setelah proses sosialisasi kepada PKL selesai. Rencananya Herawan, Senin (20/9) Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batu menggelar sosialisasi kepada PKL.Tujuan untuk memberikan imbauan agar mereka segera pindah dari tempatnya berjualan. Hal ini untuk memperlancar keluar masuk truk pengangkut material proyek dan agar tidak mengganggu kerja karyawan PT ACA. Dia mengungkapkan, sesuai isi kontrak kerja sama proyek pembangunan alun-alun itu harus selesai dalam jangka waktu 180 hari.Artinya, jika pengerjaannya awal Oktober 2010, ditargetkan tuntas pada Maret 2011.
Ketua DPRD Kota Batu Suliadi tidak mempersoalkan pemenang tender dalam proyek itu. Terpenting hasil proyek harus sesuai bestek.“Terpenting lagi pemerintah harus mencarikan tempat relokasi agar 400 PKL Alun-alun Kota Batu tetap bisa mencari nafkah,” tandas Suliadi.
Senin, 20 September 2010
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar