Minggu, 15 Agustus 2010

32 Posko Kesehatan Disebar di Jabar Selatan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis menyiagakan 32 titik posko kesehatan di sepanjang jalur mudik Jabar Selatan dari arah Bandung menuju Jawa Tengah (Jateng).

Posko yang berada di jalur protokol dan alternatif ini biasa dilintasi para pemudik melalui Kabupaten Ciamis. ”Rinciannya 25 titik puskesmas yang dilalui pemudik, tujuh lainnya merupakan pos tambahan berupa tenda kesehatan,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis Acep Joni,kemarin. Dia menjelaskan, 25 puskesmas yang melayani pemudik merupakan puskesmas yang berada di Kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti, Ciamis, Pangandaran, dan Cijulang.

Seluruh puskesmas yang tersebar di Kabupaten Ciamis ada 36 puskesmas. ”Tapi, karena yang dilalui jalur mudik dan alternatif hanya 25 titik, maka petugas medis puskesmas yang tidak disiagakan bisa diperbantukan,” katanya. Untuk tujuh pos kesehatan tambahan ditempatkan di beberapa titik jalur mudik yang jarak dengan puskesmas berjauhan.

Misalnya, di Kawasan rest areaCiung Wanara Karangkamulyan, pihaknya menyiapkan satu pos pelayanan kesehatan karena jarak Puskesmas Kecamatan Cijeungjing dengan Kecamatan Cisaga,lokasinya sangat berjauhan. Berdasarkan hasil pengecekan kesiapan pos kesehatan sementara, sejauh ini tidak ada kekurangan berarti.Seluruh tenaga medis sudah siap disebar di 32 titik beserta rencana distribusi logistik peralatan kesehatan.

Yang sedang disiapkan saat ini rencana penambahan tenda untuk pos di kawasan wisata dan pusat keramaian. Ini untuk mengantisipasi lonjakan pemohon pelayanan kesehatan,”beber Acep. Menurut dia, efektivitas waktu pelayanan secara umum di 25 puskesmas sudah berjalan sejak saat ini. Semuanya sudah diminta meningkatkan pelayanan menghadapi arus mudik Lebaran.

”Pelayanan dilakukan selama 24 jam di 32 titik pos mulai efektif sejak H-7 hingga H+7 Lebaran,”tambahnya. Sementara,Kanit Bina Operasi Satlantas Polres Ciamis Iptu Jumelli mengungkapkan, jelang mudik Lebaran,pihaknya sudah beberapa kali menyurvei jalur mudik untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. ”Beberapa titik yang diprediksi rawan mendapat pengamanan khusus, misalnya jalur rawan kemacetan dan kecelakaan di sejumlah titik keramaian,jalur cepat,serta jalur terancam longsor,” terangnya.

Jalur rawan kemacetan di antaranya kawasan pusat keramaian Pasar dan Terminal Ciamis,Taman Raflesia, Karangkamulyan,ObjekWisata Panjalu,dan Pangandaran hingga wilayah selatan.Jalur rawan kecelakaan seperti jalur cepat Jalan Raya Cihaurbeuti, Cikoneng, Kawali,dan Ciamis-Banjar.”Kemudian,jalur rawan gerakan tanah berada di wilayah Ciamis Utara seperti Blok Alinayin, jalur Ciamis-Kawali menuju jalur alternatif mudik Cirebon,”ujarnya.

0 komentar:

Copyright © 2012 Bajul All rights reserved Sepeda Motor Injeksi Irit Harga Terbaik Cuma Honda Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia